Tak terasa, tak terduga, tak terkira, tak disangka, tak juju
tak juju tak, pala lu botak, minta dijitak, sekarang kita udah memasuki bulan
puasa. bulan yang penuh berkah, Bulan yang penuh ampunan. Rasanya jarum jam
berputar begitu cepat, perasaan baru kemaren cebok pake ketupat. Eh sekarang
udah harus puasa aja. Mau nggak mau harus kuatkan hati, kuat iman, dan nahan
boker ( entah apa hubungannya nahan boker sama puasa -_- )
WELCOME HOME,
RAMADHAN!
Mau nggak mau, pengen nggak pengen, suka nggak suka, doyan
nggak doyan, bulan puasa udah dateng. bulan yang di mana banyak sekali iklan-iklan sirop
berkembang biak dengan ganasnya di depan layar kaca anda, bulan di mana
warteg-warteg jadi kelihatan lebih mewah karena dihiasi dengan gorden dan tirai
bekas spanduk pilkada, bulan di mana orang-orang pada bangun pagi-pagi budek
cuma untuk nungguin imsak ( lah ini orang kurang kerjaan amat -_- )
Sebagai umat muslim yang merangkap sebagai ketua majlis
taklim, gue selalu menyambut datangnya bulan ramadhan dengan suka cita abrakadabra
hip hip hura hura seperti kebanyakan remaja ababil penjaga rental ps2
umat muslim di Indonesia lainnya. Gue suka banget sama bulan puasa. Kenapa?
Karena di bulan puasa ini banyak sekali fenomena-fenomena yang jarang terjadi
atau bahkan nggak ada di bulan-bulan lainnya. Misalkan aja yang kayak begini
nih: