Wednesday, 10 July 2013

Ramadhan Tiba!

Tak terasa, tak terduga, tak terkira, tak disangka, tak juju tak juju tak, pala lu botak, minta dijitak, sekarang kita udah memasuki bulan puasa. bulan yang penuh berkah, Bulan yang penuh ampunan. Rasanya jarum jam berputar begitu cepat, perasaan baru kemaren cebok pake ketupat. Eh sekarang udah harus puasa aja. Mau nggak mau harus kuatkan hati, kuat iman, dan nahan boker ( entah apa hubungannya nahan boker sama puasa -_- )

WELCOME HOME, RAMADHAN!

Mau nggak mau, pengen nggak pengen, suka nggak suka, doyan nggak doyan, bulan puasa udah dateng. bulan yang  di mana banyak sekali iklan-iklan sirop berkembang biak dengan ganasnya di depan layar kaca anda, bulan di mana warteg-warteg jadi kelihatan lebih mewah karena dihiasi dengan gorden dan tirai bekas spanduk pilkada, bulan di mana orang-orang pada bangun pagi-pagi budek cuma untuk nungguin imsak ( lah ini orang kurang kerjaan amat -_- )

Sebagai umat muslim yang merangkap sebagai ketua majlis taklim, gue selalu menyambut datangnya bulan ramadhan dengan suka cita abrakadabra hip hip hura hura seperti kebanyakan remaja ababil penjaga rental ps2 umat muslim di Indonesia lainnya. Gue suka banget sama bulan puasa. Kenapa? Karena di bulan puasa ini banyak sekali fenomena-fenomena yang jarang terjadi atau bahkan nggak ada di bulan-bulan lainnya. Misalkan aja yang kayak begini nih:

Saturday, 1 June 2013

Menunggu hal yang tidak pasti

Menunggu hal yang tidak pasti itu ternyata bukan Cuma bikin capek badan, tapi capek hati juga. Iya, akhirnya gue mengerti dan merasakan sendiri bagaimana capeknya orang-orang yang dipaksa oleh keadaan untuk menunggu hal yang tidak pasti. Apalagi menunggu kepastian cinta dari si dia, bukan cuma bikin capek fisik dan capek hati, tapi bikin capek segala-galanya. iya, soalnya gue pernah ngerasain. Bukan pernah lagi sih, tapi sering. Sering banget malah.  ( Eh Jadi Curhat Gini )

Saturday, 18 May 2013

Stand Up Comedy? Hmmm...

sumber: Google

Saat gue lagi nonton tipi, berawal dari ketidak sengajaan, gue nemuin acara yang rada-rada nyeleneh dan beda dari acara-acara yang pernah gue tonton.


“Ini acara apaan sih? Kenapa ada orang ngoceh sendirian di atas panggung? Kenapa dia nggak nyanyi? Kenapa dia bisa bikin gue ketawa? Kenapa sumanto makan mayat mentah? Kenapa?!”


Ternyata acara tersebut adalah Stand up Comedy.sebuah acara komedi yang saat itu masih asing bagi gue. Walaupun masih asing tapi efeknya langsung bener-bener kerasa. Gara-gara gue nonton acara yang dinamakan “stand up comedy show” tersebut, seketika itu juga gue langsung jatuh hati sama stand up comedy dan gue juga jadi semakin penasaran tentang apa itu stand up comedy. karena tingkat kekepoan gue tidak bisa dibendung lagi, bermodalkan laptop dan modem anti lelet milik orang tua, gue langsung buka google buat nyari tau tentang apa itu stand up comedy.

Wednesday, 15 May 2013

Kegilaan Saat Perpisahan ( Bagian 3 dari 3 )

Cerita gue selama perpisahan belom selesai loh. Gue masih pengen membagikan kebodohan-kebodohan gue selama perpisahan. Dibaca yang bener ya. dibaca ya, jangan di bakar okeh. Dibaca!!! Ya udah.
Bagi yang ingin membaca artikel ini diharapkan sudah membaca artikel gue yang sebelumnya ( bagian 1 dan 2 )
Here goes...


,,,,,,



“gukgukgukgukguk....” sekitar jam 6 pagi terdengar suara gongongan ayam dari pinggir kolam renang yang volumenya sangat keras dan bombastis sehingga membuat gue terbangun dari kesuksesan gue ( baca: Tidur ). Dengan mata yang masih sayu-sayu kayak orang mabok, gue berusaha untuk bangkit dari kasur yang menahan gue untuk tetep disisinya. Kasur hotel ini bener-bener egois, dia memaksa gue untuk tetap tidur dipangkuannya. Karena gue melawan, akhirnya pertarungan gue dengan kasurpun terjadi. Gue meronta-ronta ingin pergi meninggalkannya, tetapi dia terus menahan gue. Setelah jatuh bangun selama bermenit-menit koma sekian detik, akhirnya gue berhasil mengalahkan kasur hotel yang beringas itu. Hahahahahaha!!! Gue menang!!! ( puyeng ya? sama -_- Gue emang begini, absurd )

Tuesday, 14 May 2013

Kegilaan Saat Perpisahan ( Bagian 2 dari 3 )



Di artikel gue yang sebelumnya ( bagian 1), gue udah bercerita tentang kebodohan-kebodohan gue selama perjalanan menuju ke jogja. Sekarang gue mau ngelanjutin lagi nih. Disimak baik-baik ya. cekidot guys!

Oh iya. Bagi yang ingin membaca artikel ini diharapkan sudah membaca artikel aku yang sebelumnya ( bagian 1 ) supaya kamu bisa mengerti apa isi dari artikel ini. Thank you


,,,,,,,,


Setelah bermimpi dan meraih kesuksesan di usia muda (baca: tidur), guepun bangun dan keluar kamar untuk bersantai-santai ( padahal dimulut gue masih berceceran iler dan jigong ) sambil menghirup udara pagi hari di Jogjakarta dan menghirup bau ketek kaporit yang cukup menyengat ( kaporit itu berasal dari waterboom di depan kamar gue ). Setelah bersantai-santai, guepun langsung berhasrat untuk membersihkan daki yang berkerak, lumut yang tumbuh subur, iler yang membentuk sungai, jigong yang terkontaminasi oleh belerang dan membersihkan zat-zat beracun lainnya yang masih setia menempel di tubuh gue. ( itu cuma rekayasa semata. sumpah gue enggak sehina itu ).

Monday, 13 May 2013

Kegilaan Saat Perpisahan ( bagian 1 dari 3 )

Apa kabar semuanya? Semoga baik-baik aja ya. gue juga baik-baik aja kok *nyengir kuda*. oh iya, temen-temen pada tau enggak? Enggak tau ya? yah kok enggak tau sih? Aku tau dong. Aku kasih tau ya? #apasih. Blog aku mulai enggak keurus nih. Dia sekarang kurus ceking. Yang tersisa dari dia hanyalah kerangka yang hampir roboh, patahan-patahan tulang dan hati yang rapuh seperti pemilik blog ini #miris. berhubung udah lama gue enggak ngeblog. Sekarang gue mau ngeblog lagi. Dan berhubung gue baru pulang dari jogja, gue mau berbagi pengalaman gue saat gue di jogja pada kalian. Cekidot guys!

,,,,,,,,,


Beberapa hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 8 mei 2013 yang lalu gue ke jogja untuk liburan sekaligus perpisahan bareng temen-temen dan guru-guru gue di SMPN 12 Tangerang Selatan. Seperti kebanyakan orang lainnya, bagi gue pergi jalan-jalan itu adalah hal yang paling menyenangkan dalam hidup ( tapi kalo jalan kaki dari jakarta ke jogja itu pegel).


Sehari sebelum berangkat ke jogja gue stress. Gue bingung milih baju yang keren (padahal enggak pake baju pun gue tetep aja keren. Iya enggak?), bingung milih barang-barang yang harus gue bawa, bingung milih pasangan (lah?), pokoknya gue bingung deh.  Gue jadi susah tidur. Bukan gara-gara stress mikirin perpisahan di jogja, tapi gue susah tidur karena mikirin bapak kamu. Karena gue ngantuk, ya udah gue tidur.