Saturday, 23 April 2016

Zona Pertemanan




Hei kamu, yang masih saja terjebak dalam lingkaran setan


Iya, kamu, yang masih saja berusaha menyangkal kenyataan

Sadarkah bahwa dirimu sedang terperangkap dalam sebuah zona ketidaknyamanan?

Wednesday, 6 January 2016

Derita Pelajar Jangkung


Dari jaman bokap gue masih suka garuk-garuk pantat pake mesin jait sampe akhirnya jadi mesin jait yang suka garuk-garuk bokap gue pake pantat, semua orang pendek kalo ditanya apa keinginannya pasti jawabannya selalu sama: pengin tinggi! Hal itu terjadi karena orang-orang yang berbadan tinggi biasanya terlihat lebih keren, lebih gagah, atau lebih ideal dibandingkan dengan orang-orang yang buat metik rumput aja masih harus jinjit. Padahal orang tinggi tuh nggak selamanya begitu. Contohnya aja gue; cowok tinggi, kurus, kulitnya dekil, dakinya tebel, keteknya bau limbah pabrik, udah gitu sering dicontekin pas ujian. Nggak ada keren-kerennya kan?


Tinggi badan gue berani melawan tinggi badan nyokap. Dasar anak durhaka!

Wednesday, 30 December 2015

Hal-hal Ngeselin Di Bioskop

Sebagai penyuka film, menonton film di bioskop merupakan ritual yang wajib gue lakukan. Selain bikin seneng dan dapet pengalaman seru, nonton film di bioskop juga bisa dijadikan sebagai wadah untuk cuci mata karena mbak-mbak petugas bioskop biasanya cakep-cakep. Satpamnya juga kadang cakep. Apa lagi kalo badannya kotak-kotak kayak kemejanya Jokowi pas kampanye Pilgub DKI Jakarta, duh, bisa bikin dengkul lemes...


Ahok dan Jokowi kebanyakan nge-gym, badannya jadi kotak-kotak.


Eh, tunggu...

Ini nggak seperti yang kalian pikirin...

Gue punya pacar...

Gue laki-laki normal...

Cuma otak gue doang yang abnormal...

Sumpah...


*Kembali ngomongin bioskop*

Walaupun bioskop adalah tempat untuk mencari hiburan dan kesenangan, tapi ada aja hal-hal di bioskop yang bikin gue dan mungkin sebagian orang kesel. Melalui postingan ini, gue pengin berbagi keresahan tentang apa aja hal-hal yang ngeselin di bioskop. Cekidot.

Sunday, 29 November 2015

Filosofi Basi





Mungkin buat sebagian orang filosofi ini udah basi. Tapi buat gue, mengibaratkan perilaku manusia dengan penggunaan pisau adalah sesuatu yang keren dan mudah dicerna oleh otak gue yang kinerjanya nggak lebih cepet dari kecepetan maksimal paket internet unlimited.

Mari kita sama-sama merenung, berpikir, dan menggunakan akal yang telah dianugerahkan Tuhan dengan sebaik-baiknya.

Ini hanyalah tentang pisau.

Wednesday, 4 November 2015

Roh Jahat Bernama Kebodohan

31 Oktober kemarin dunia diramaikan dengan perayaan Halloween. Gue sendiri kurang paham sama perayaan ini. Tapi yang gue tangkep dari berbagai informasi yang lalu-lalang di media,  perayaan Halloween adalah suatu hari di mana orang-orang menggunakan berbagai kostum yang menyeramkan dengan tujuan untuk menakut-nakuti roh jahat yang diperkirakan akan mengganggu ketenangan dalam pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2015. Keren sih niatnya, tapi buat gue ini sama sekali nggak masuk akal. Setau gue, roh-roh jahat itu biasanya identik dengan hal-hal yang menyeramkan, otomatis mereka udah bosen sama hal yang begituan. Jadi mereka pasti nggak bakal takut kalo ketemu sama hal-hal yang menyeramkan juga. Kalo pengin nakut-nakutin mereka, jangan pake hal-hal yang berbau mistis, Karena nggak akan ada efeknya. Buktinya gue dan RezaSejenis pupuk kandang yang bisa bikin Dajjal cium tangan kalo nggak sengaja papasan di jalan— sama sekali nggak ngerasa takut, dan sampai detik ini pun kami masih bisa nyiumin foto Chelsea Islan dan rebutan oksigen dengan damai di dunia.


Reza, satu-satunya roh jahat ngondek yang tidak sengaja diciptakan Tuhan.

Tuesday, 11 August 2015

Cara Mencintai Indonesia

Bulan Agustus di Indonesia biasanya indentik dengan munculnya jutaan orang dari Sabang sampai Merauke yang mendadak jadi nasionalis dan cinta tanah air. Kenapa bisa gitu? Karena setiap tanggal 17 di bulan Agustus, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya. Momen hari kemerdekaan ini sering banget dimanfaatin sama orang-orang yang (katanya) berjiwa nasionalisme dan patriotisme buat ngaku-ngaku di media sosial kalo mereka cinta dan bangga sama Indonesia. Dari mana gue tau? Soalnya gue begitu.